10 Strategi Efektif & Mudah Pemasaran Properti

10 Strategi Efektif & Mudah Pemasaran Properti

Kompetisi para pengembang dalam menjual produk properti semakin hari semakin sengit. Proyek-proyek baru bermunculan menawarkan begitu banyak konsep dan segmen pasar yang beragam.

Di samping itu, semua pengembang juga menawarkan begitu banyak gymmick marketing yang bertujuan untuk menarik konsumen.

Di sinilah tugas semua pemasar, baik in-house marketing maupun agen-agen properti ditantang untuk dapat kreatif menjual produknya.

Di era digital dewasa ini, marketing digital bisa dibilang adalah keharusan, walau demikian semua pemasar tidak dapat serta-merta bertumpu pada sistem pemasaran secara online saja. Cara-cara konvensional juga tetap harus diperhatikan.

Berbagai teknik dan cara yang berkesempatan untuk closing perlu disiapkan dalam strategi pemasaran. Banyak hal mudah dan efektif yang bisa dilakukan, seperti yang dirangkum Marketing Gallery PIK 2 di bawah ini;

1. Siapkan media sosial.
Pastikan kita memiliki akun media sosial di seluruh jaringan besar (Facebook, Twitter, Pinterest, Google+, dan bahkan Instagram untuk menampilkan banyak foto rumah). Berinteraksi dengan pemakai, berbagi informasi, dan mempromosikan properti kita jual.

2. Perhatikan kompetitor.
Apa yang dilakukan para marketer lain di wilayah Anda? Seperti apa website web mereka? Seberapa aktifkah mereka di media sosial? Catat apa yang dilakukan pesaing, pelajari, kemudian hindari kesalahan mereka.

3. Mudah untuk dihubungi.
Masukkan info kontak kita di setiap halaman website web atau media sosial Anda. Idealnya, buat halaman kontak yang mengesankan dan menarik perhatian.

4. Buat kartu nama yang mengesankan.
Siapkan kartu nama yang keren. Konsumen akan menyukai kartu nama yang unik, menarik dan terlihat seperti kartu ucapan selamat yang memberi motivasi.

5. Manfaatkan gambar lingkungan sekitar.
Anda tidak hanya menjual rumah, Anda memasarkan seluruh area atau daerah. Pamerkan tampilan area terbaik di lokasi yang kita tawarkan, dengan foto-foto estetis dan berkualitas tinggi, mulai dari landmark area atau fasilitas-fasilitas seperti mal, rumah sakit. Atau saat ini, juga perlu ditambahkan area yang instagramable.

6. Gunakan jasa fotografer profesional.
Tampilan gambar untuk area yang estetis sangat bergantung pada fotografi. Foto yang buruk akan meminimalisir minat, untuk proyek properti yang dikembangkan perusahaan sangat besar sekalipun. Rekrut seorang fotografer profesional yang kawakan memotret tempat tinggal dan arsitektur.

7. Siapkan konten virtual tour.
Di kota-kota besar, waktu paling berharga. Klien tentu ingin memahami sebanyak mungkin tentang properti yang ditawarkan sebelum mengunjunginya secara langsung. Virtual tour adalah cara terbaik untuk memberikan pratinjau properti yang komprehensif dan akurat bagi calon pembeli.

8. Siapkan konten TVC (Video Commercial).
Pertimbangkan untuk meluangkan video commercial yang berkualitas. Saat ini konten video sudah menjadi konten sangat digemari, tentu saja ini dapat menjadi tools marketing yang kuat dan ampuh dalam menjual produk.
Jika dulu berpromosi video harus mahal (via televisi & bioskop), sekarang semua orang bisa dengan mudah & cuma-cuma meng-upload konten promosi melalui channel youtube milik google.

9. Pastikan situs pemasaran mobile-friendly.
Konsumen yang paham teknologi menghabiskan banyak waktu di perlengkapan seluler mereka. Bahkan, penelitian mengindikasikan bahwa 80% pemakai Internet memakai perangkat seluler untuk kegiatan online.
Sangat penting bahwa website web kita mobile-friendly . Lebih baik lagi, pertimbangkan untuk membuat software seluler yang bisa dipakai pembeli potensial untuk meninjau proyek.

10. Menjadi kolumnis di majalah atau situs properti.
Menulis kolom di majalah atau situs properti adalah cara yang bagus untuk mengatakan berita mengenai proyek Anda. Kita dapat mencatat kolom dengan tidak tampil menjadi penjual yang mencolok.

Konsumen saat ini tidak suka penawaran yang muluk-muluk, sebaliknya, usahakanlah untuk memamerkan pengetahuan Anda mengenai investasi properti, misalnya. Menulis mengenai bagaimana eskalasi harga tempat tinggal di pasaran atau cara melakukan investasi properti yang menguntungkan akan lebih menarik minat calon konsumen Marketing Sedayu Indo Group

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *