Cara Membuat Nagasari dengan Berbagai Variasi

Cara Membuat Nagasari dengan Berbagai Variasi

Halo temen temen semua, selamat datang di artikel ini dengan pembahasan kali ini yaitu Cara Membuat Nagasari dengan Berbagai Variasi. Cara yang bakal mimin berikan ini merupakan hasil resep mimin sendiri sesuai pengalaman yang mimin bikin ya jadi sobat juga boleh mengembangkan atau menyesuaikannya dengan selera sobat masing masing tergantung kebutuhan dan keinginan sobat masing masing.

Sebagai bahan pembuatannya, kue tradisional ini memanfaatkan beberapa bahan tradisional dan juga cara cara yang mungkin sudah umum kita lakukan untuk membuat suatu Sajian kue tradisional. Meskipun kue ini merupakan kue tradisional, namun Mimin yakin deh pasti sobat semua bakal menyukai Sajian yang satu ini. Hanya saja mindset masyarakat yang kolot menyebabkan kue tradisional turun eksistensi nya. Padahal kue tradisional juga merupakan kue yang harus dilestarikan agar anak cucu nanti bisa tahu apa itu makanan tradisional Nusantara. memang kue tradisional yang satu ini sangat istimewa sob.

Seperti yang dibilang di atas Mimin bakal mengulas dan bakal memberikan cara membuat nagasari yang mudah dan bisa dipraktekkan oleh siapa saja. Mimin yakin deh pasti sobat bisa membuatnya sendiri di rumah. Karena cara pembuatannya tidak begitu sulit dan malah Mimin mengatakannya cara membuatnya sangat gampang. Tergantung kesabaran sobat masing masing dalam membuatnya. Tapi juga bergantung oleh niat karena niat merupakan salah satu faktor terpenting penentu keberhasilan sesuatu

Nagasari juga merupakan makanan yang bisa kita temukan di wilayah asia selatan terutama wilayah india dan pakistan. Karena pada dasarnya sama yaitu percampuran dua budaya yang berbeda akan menghasilkan satu budaya yang mirip dan juga budaya kebersamaan diantara dua budaya berbeda yang akhirnya bersatu

Cara Membuat Nagasari Bervariasi

Dibandingkan dengan makanan modern, keunggulan makanan tradisional adalah makanan tradisional biasanya memiliki nutrisi yang lebih baik daripada makanan cepat saji. Karena pada umumnya makanan tradisional ini tidak mengandung bahan pengawet. Oleh karena itu 100% murni dan tidak mengandung bahan pengawet. Inilah mengapa makanan tradisional memiliki tingkat gizi yang lebih baik daripada makanan cepat saji yang menggunakan bahan pengawet.
Sebenarnya cara membuat kue tradisional ada beberapa cara yang sangat mudah dan simpel. Namun karena keberadaannya yang semakin menipis, masyarakat mulai melupakan kue tradisional. Padahal kue tradisional merupakan kue khas dari Indonesia. Kenapa kita melupakan masakan asli Indonesia sedangkan kita lebih suka masakan dari luar negeri. Mimin lebih suka makanan tradisional he he he.
Sebenarnya kita tidak perlu beranggapan bahwa makanan tradisional merupakan makanan yang sudah ketinggalan zaman. Karena jati diri bangsa sebenarnya berasal dari tradisi tradisi yang sudah ada serta cipta karya dan karsa pendahulu leluhur kita. Semua karya asa dan karsa mereka perlu kita Lestarikan agar kita memiliki Jatidiri dan kita tidak mengikuti budaya orang lain yang bahkan kita tidak tahu dari mana budaya tersebut berasal. Seharusnya kita lebih memihak pada budaya kita sendiri daripada mencintai budaya yang lain
Kenikmatan dari kue tradisional juga tidak kalah ketika dibandingkan dengan makanan modern. Hanya saja masyarakat beranggapan bahwa makanan tradisional itu sudah ketinggalan zaman. Padahal tidak. Jangan pernah menganggap budaya sendiri ketinggalan zaman. Karena inilah identitas kita. memang kue tradisional yang satu ini sangat istimewa sob.

Bahan

  • secukupnya pisang utk isian nagasari, potong2;
  • 150 gr tapioka atau tepung sagu;
  • 120 gr gula pasir;
  • sejumput garam secukupnya saja;
  • 850 ml santan sedang;
  • secukupnya daun pisang utk membungkus;
  • 250 gr tepung beras;
  • 4 lbr daun pandan sobek ikat simpul.

 

Langkah-Langkah Membuat Nagasari

Kue tradisional tidak bisa dipungkiri sekarang ini. Namun selain itu, semua kue tradisional merupakan salah satu hidangan yang masih dinikmati oleh banyak orang. Sebab, secara umum kue tradisional lebih sehat dan lebih murah dibanding kue yang dijual di warung-warung mewah. Namun kue tradisional masih memiliki banyak peminat yang tentunya masih memiliki ketertarikan terhadap kue tradisional
Jika pada artikel sebelumnya mimin membahas beberapa resep dan ide makanan, kali ini saya ingin membahas ide kue tradisional yang tentunya sangat enak dan mudah dibuat. Cara melakukannya pun tidak terlalu sulit dan bisa dijadikan referensi sebagai camilan. Oleh karena itu artikel kali ini lebih menarik karena akan mimin bahas satu persatu. memang kue tradisional yang satu ini sangat istimewa sob.

Silahkan sobat simak langkah membuat nagasari berikut ini ya sobat :

Baca Juga:  Cara Membuat Keripik Singkong Renyah Tidak Keras
  1. Masak santan, gula pasir, garam dan daun pandan. Aduk hingga mendidih, jika sudah mendidih silahkan matikan api. Gunakan api kecil saja sedikit panas. Kemudian Dinginkan
  2. Tambahkan tepung beras dan campuran sagu ke dalam santan dingin. Aduk rata dalam pengocok
  3. Masukkan panci dengan santan dan campuran tepung ke dalam oven. Masak sambil terus diaduk hingga mengental hingga membentuk adonan seperti oat sumsum. Sebaiknya gunakan pengocok dan sedikit pengadukan kuat agar adonan tetap halus dan tidak menggulung. Matikan api. Dengan cara ini adonan halus dan tidak terkelupas
  4. Siapkan daun pisang. Masukkan potongan pisang ke dalam kue putih lalu tutup lagi dengan kue putih. Lipat seperti amplop. Terus lakukan ini sampai semuanya selesai
  5. Atur nagasari yang sudah terbungkus di dalam kukusan. Memasak dengan uap sekitar 15 menit. Sobat juga bisa mengukusnya menggunakan steamer makanan yang sangat handal digunakan.
  6. Nagasari yang sudah selesai dikukus. Keluarkan kukusan. Dingin
  7. Munculnya kue Nagasari setelah diiris. Saya suka … kue putihnya tidak terlalu lembek karena merupakan campuran sagu. Nagasari yang hanya menggunakan tepung beras lebih lembut. Mudah

Tentang Nagasari

 

Pada tahun 1528, Mahawiku Astapaka pergi ke Magelang untuk menghormati Waisak Trisuci di Candi Borobudur. Dari Keling, ia melanjutkan perjalanan ke Sedayu dan kemudian berlayar ke Pelabuhan Nusupan melalui Bengawan Semanggi. Adipati Hadiwijaya alias Jaka Tingkir menyapanya lalu meminta Mahawiku Astapaka senang tinggal di ibu kota Kerajaan Pajang sebelum melanjutkan perjalanannya ke Magelang.

Kemudian Adipati Hadiwijaya bersama Permaisuri Ratu Mas Cempaka mempersembahkan makan tanpa daging dan ikan. Di antara sesajen tersebut adalah sajian tepung beras yang di dalamnya terdapat irisan pisang dan dibungkus dengan daun pisang. Dirinya sangat terkesan dengan ketulusan pengorbanan tuan rumahnya. Kemudian beliau menyelenggarakan upacara Homa Yadnya untuk kebaikan tanah Pajang, agar segala penyakit dan musibah lenyap dan hilang. Mahawiku Astapaka kemudian menanam pohon Devandaru.

Untuk memperingati hal tersebut, Adipati Hadiwijaya memberikan nama makanan yang membekas di Mahawik Astapaka, memanggilnya Nagasari. Warnanya putih dipadukan dengan bagian dalamnya kuning, mirip dengan warna bunga pohon Devandar. Begitulah sejarah dari kue nagasari menurut seorang sejarawan he he he.

Makan nagasari adalah simbol ketulusan, menghilangkan penyakit dan berakibat buruk bagi ridha Tuhan. Nah, bagi anda yang ingin membuat kue nagasari isi pisang langsung saja simak resep dan cara membuatnya pada pembahasan diatas.

 

Dari tadi ngomongin makanan terus nih sob, mimin juga jadinya haus dan keseretan nih. Hari gini enaknya minum kopi hangat nih. Tapi tenang aja kalau kopi sobat udah mulai dingin bisa dipanasin lagi kok dengan alat pemanas kopi yang efisien dan hemat energi.

Oke sobat sekalian sudah cukup artikel ini mimin akhiri. Jika ada ide dan komentar lain silahkan ajukan di kotak komentar. Semoga bermanfaat untuk semua pembaca, sampai bertemu lagi di artikel selanjutnya

Terimakasih telah membaca artikel ini 🙂

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *