Ini Dia Produk Home Care Yang Wajib Dimiliki Beserta Cara Merawatnya

Ini Dia Produk Home Care Yang Wajib Dimiliki Beserta Cara Merawatnya

Home Care merupakan bentuk perawatan kesehatan yang dilakukan di rumah. Perawatan ini tentunya membutuhkan produk – produk kesehatan yang akan membantu pasien untuk cepat sembuh atau pulih. Contohnya saja termometer yang harus selalu tersedia untuk mengukur suhu pasien, alat bantu berjalan yang digunakan untuk membantu pasien berlatih berjalan kembali, dan masih banyak lagi produk – produk lainnya.

Salah satu produk home care yang wajib untuk dimiliki adalah tensimeter. Dengan begitu perawat dapat mengukur tensi pasien secara berkala tanpa harus pergi ke rumah sakit. Studi menunjukkan bahwa pasien yang rutin melakukan pengecekan tensi darah, mereka dapat mengendalikan tekanan darah mereka dengan lebih baik. Tensimeter sendiri terdiri dari 2 jenis, yaitu tensimeter manual dan tensimeter digital. Nah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai tensimeter digital beserta cara merawatnya. Simaklah penjelasannya berikut ini.

 

Apa Itu Tensimeter Digital ?

produk home care tensimeter digital

Tensimeter Digital merupakan alat pengukur tekanan darah yang dibuat untuk memantau tekanan darah dengan praktis. Berbeda dengan termometer digital yang menggunakan alat bantu stetoskop untuk mendengarkan denyut nadi pada batas atas dan batas bawah, termometer digital menggunakan stetoskop yang diwakili oleh mesin sehingga keakuratannya mendekati real atau nyata. Namun, ada kalanya tensimeter digital hasilnya kurang akurat, mengapa begitu ? Hal tersebut dapat terjadi apabila tensimeter tidak dirawat dengan cara yang benar. Maka dari itu, pelajarilah cara merawat termometer digital berikut ini.

 

Cara Merawat Tensimeter Digital

1. Memantau Baterai

Cara pertama yang dapat anda lakukan dalam merawat tensimeter digital adalah dengan memantau baterai nya. Pastikan sebelum menggunakannya baterai terisi penuh. Gantilah baterai dengan yang baru jika dirasa baterai telah habis atau tinggal sedikit. Hal ini sangat penting karena dapat berpengaruh pada keakuratan hasil yang ditampilkan nantinya. Apabila tensimeter digital tersebut sudah tidak anda gunakan dalam jangka waktu yang lama, cabutlah baterai tersebut. Dengan begitu anda akan lebih menghemat baterai.

 

2. Memperhatikan Kelembaban Udara

Cara selanjutnya adalah dengan memperhatikan kelembaban udara ketika akan menyimpannya. Simpanlah tensimeter digital ini ditempat yang segar, tidak terlalu panas dan lembab. Hal tersebut karena manset yang dipasang di lengan berbahan dasar dari karet sehingga apabila disimpan di tempat yang terlalu panas atau lembab, karet akan menjadi mudah rusak. Apabila karet menjadi lengket atau rusak, hal tersebut juga berdampak pada keakuratan hasil yang akan ditampilkan.

 

3. Jangan Sampai Terjatuh

Apabila tensimeter digital tidak sengaja dijatuhkan 1 atau 2 kali saja, hal tersebut masih dapat ditolerir. Namun, apabila terlalu sering terjatuh, hal tersebut dapat berpengaruh pada mesin yang ada didalamnya. Walaupun secara kasat mata tensimeter digital tersebut terlihat baik – baik saja, namun pada kenyataannya hasil perhitungan atau kepekaan terhadap denyut jantung akan menjadi lebih lemah sehingga hasilnya dapat berubah jauh dari hasil yang sebenarnya.

 

4. Jauhkan Dari Benda Cair

Cara yang terakhir adalah memastikan tensimeter digital dijauhkan dari benda cair. Hal tersebut karena benda cair dapat merusak mesin tensimeter. Selain itu, jauhkan tensimeter digital dari benda cair yang dapat menyebabkan korosi.

 

Itulah sedikit penjelasan mengenai tensimeter digital dan cara merawatnya. Apabila anda sedang mencari perusahaan penjual produk home care terpercaya, anda dapat mengunjungi halaman berikut http://paramount.co.id/. Terdapat banyak pilihan produk dengan harga yang terjangkau. Segera kunjungi websitenya !

 

Baca Juga:  Memanfaatkan Kemajuan Teknologi Bagi Hal Positif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *