Materi Bahasa Indonesia: Teks Laporan Hasil Observasi

Mungkin perihal pertama yang terlintas saat kalian dengar “teks laporan hasil observasi” itu, kayak teks yang digunakan abis meneliti sesuatu. Tapi pernah gak sih kalian tepat kembali puas serupa orang, kalian jadi puas perhatiin atau lebih-lebih cari tau doi orangnya gimana, kayak puas warna apa, puas makan apa, kembali tahunnya kapan dan sebagainya?

Atau membuat kaum jomblo kalian terhitung kalo ngefans serupa bias tentu terhitung puas cari tau fakta-fakta menarik mengenai bias, nontonin vlog atau video yang berkenaan dengan bias dan sebagainya? Nyatanya, menyadari gak menyadari kalian itu kembali laksanakan observasi loh.

 

Dan artinya laksanakan observasi itu tidak serupa halnya dengan semata-mata lihat atau semata-mata tau, lebih didalam dari itu observasi sama juga dengan laksanakan pengamatan. Materi mengenai teks laporan hasil observasi ini merupakan materi yang bakal kalian temui di mata pelajaran bahasa indonesia kelas 10, dan terhadap artikel ini kita bakal bahas pengertian, ciri-ciri, metode laksanakan observasi, dan terhitung struktur dari teks laporan hasil observasi. Yuk tanpa berlama-lama kita bahas menjadi dari pengertianya dulu!

 

Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi

Sebelum ke pengertian “teks laporan hasil observasi” secara satu kesatuan, mari kita cobalah pahami pengertian dari “Laporan” dan terhitung “observasi” itu sendiri. Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) yang dilansir ojs jurnal unsura  , kata “Laporan” didefinisikan sebagai segala suatu hal yang dilaporkan atau berita, saat untuk kata “observasi” disimpulkan sebagai peninjauan secara cermat.

Dapat disimpulkan teks laporan hasil observasi atau teks observasi adalah teks pengamatan terhadap suatu objek berupa penjabaran lazim mengenai suatu objek yang diamati atau diteliti. Atau secara sederhana, teks laporan hasil observasi adalah laporan atau karya tulis yang disusun secara sistematis berisi laporan aktivitas yang diamati.

 

Tujuan Teks Observasi

Tujuan dari dibuatnya teks observasi adalah sebagai berikut

  • Mengatasi atau memberikan solusi suatu permasalahan.
  • Mengemukakan atau menemukan teknik atau metode baru.
  • Sebagai pertimbangan pengambilan keputusan.
  • Mengawasi atau memperbaiki suatu objek atau metode yang sudah ada.
  • Menginformasikan perkembangan yang sedang berjalan.
Baca Juga:  Persiapkan ini sebelum mendaftar Akademi Militer AKMIL

Fungsi Teks Observasi

Setelah mengetahui mengenai tujuan, sekarang berikut fungsi dari teks observasi

  • Sesuai namanya, yaitu berfungsi melaporkan hasil pengamatan dari suatu kegiatan atau penelitian.
  • Menjabarkan fakta dan informasi di balik solusi atau keputusan yang diberikan atas topik yang diteliti.
  • Sebagai sarana dokumentasi suatu kegiatan atau penelitian.
  • Sebagai sumber informasi yang faktual atau berdasarkan fakta.

 

Ciri-ciri Teks Laporan Hasil Observasi

ilustrasi teks laporan hasil observasi
Sumber gambar: William Iven/Unsplash.com

Biar kalian semakin mudah untuk membedakan seperti apa itu teks laporan hasil observasi, ciri-ciri teks laporan hasil observasi adalah sebagai berikut

  • Seluruh informasi bersifat objektif.
  • Data maupun informasi yang digunakan merupakan fakta yang nyata adanya.
  • Dapat dipertanggungjawabkan dan dibuktikan kebenarannya (valid).
  • Pengamatan dan juga hasil pengamatan disusun secara sistematis.
  • Peninjauan dilakukan secara cermat dan teliti.

Sifat Teks Observasi

Teks Observasi sendiri memiliki beberapa sifat, yaitu:

  • Informatif, menyajikan atau memberikan informasi yang berguna atau sesuai kebutuhan pembacanya.
  • Komunikatif, agar isi laporan mudah dimengerti dan informasi yang disajikan dapat dipahami dengan baik, biasanya teks observasi menggunakan kalimat dan juga kata yang membuat seakan-akan kita berkomunikasi dengan teks tersebut.
  • Objektif, teks observasi tentunya harus faktual karena disusun berdasarkan penjabaran fakta, dan informasi.

Metode yang Digunakan Dalam Melakukan Observasi

Berikut beberapa metode yang dapat digunakan dalam melakukan observasi

  • Melakukan observasi dengan berbentuk tes.
  • Melakukan observasi dengan menyebarkan kuesioner.
  • Melakukan observasi dengan wawancara langsung.
  • Melakukan observasi dengan mengambil atau merekam kondisi atau fenomena yang ada yang berkaitan dengan topik yang diteliti.
  • Melakukan observasi langsung di lokasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *