Yuk Kepoin Resep Tumis Buncis Daging Ayam Cincang

Yuk Kepoin Resep Tumis Buncis Daging Ayam Cincang

Tumis buncis daging ayam cincang merupakan olahan yang banyak disukai banyak orang dari anak anak sampai orang dewasa.Ayam cincang bisa didapatkan dari membelinya ditoko atau bahkan membuatnya sendiri dengan choper dan mesin daging giling bakso. Namun apa rasanya jika kita mencoba membuat tumis buncis ayam giling. Yuk kepoin resepnya

Tips Cara Memasak Ayam Agar Lembut

daging ayam

1. Pilih Ayam Yang Lebih Muda

Memilih ayam merupakan salah satu hal yang perlu anda perhatikan. Jika ingin mendapatkan olahan ayam yang lebih empuk dan nikmat, anda bisa memilih ayam yang masih muda. Selain dagingnya tidak terlalu keras, daging ayam muda juga memiliki rasa yang lebih lezat.

2. Jangan Menyimpan Ayam Terlalu Lama Dikulkas

Teknik penyimpanan daging ayam merupakan salah satu langkah cara memasak ayam yang cukup krusial. Paling lama, simpan ayam dalam kulkas selama dua hari. Soalnya suhu kulkas di rumah biasanya lebih hangat daripada suhu pendingin makanan yang ada di toko, dan lebih sering dibuka-tutup. Meskipun masa kedaluarsanya masih agak lama, biasanya ayam sudah tidak begitu segar.

3. Merebus

Agar ayam yang anda olah cepat empuk dan lunak, maka anda bisa merebus dagingnya bersama dengan potongan tebu. Dengan memanfaatkan potongan tebu, daging ayam kampung akan cepat empuk dan lunak. Sehingga anda bisa mengolahnya menjadi berbagai olahan masakan yang nikmat dan lezat.

Selain dengan tebu, cara lain cara memasak ayam agar cepat empuk dan lunak adalah dengan merebusnya menggunakan air kelapa. Merebus daging ayam dengan air kelapa akan membuatnya lebih mudah empuk dan lunak, selain itu juga akan menambah cita rasanya.

4. Direndam

Sebelum mengolah ayam, pastikan untuk membumbuinya terlebih dahulu. Tak hanya memperkaya rasa daging, teknik ini juga akan membuat tekstur daging lebih lembut dan berserat. Bumbui daging ayam sekitar 3-4 jam sebelum memasaknya agar rasanya semakin nikmat.

Cara memasak ayam ini bisa dilakukan jika Anda ingin mengolah ayam dengan cara digoreng. Caranya rendam daging ayam dengan bumbu yang sesuai dengan selera Anda. Selain akan membuat daging lebih cepat empuk, proses merendam ini juga akan membuat daging lebih gurih dan lezat.

5. Mengiris Daging

Sebelum mengolahnya, iris tipis daging ayam mengikuti alur serat daging, setelah itu pukul-pukul daging agar lebih empuk. Biasanya, cara memasak ayam satu ini sangat cocok digunakan untuk ayam panggang atau ayam goreng.

6. Jangan Memasak Terlalu Lama

Cara memasak ayam yang benar adalah hindari memasak daging ayam terlalu lama.  Sering dilakukan agar ayam matang sempurna, memasaknya terlalu lama rupanya dapat membuat tekstur dan serat daging menjadi lebih keras, serta kering. Karenanya, perhatikan waktu pemasakan ayam, dan jangan lupa untuk membolak-balikannya agar seluruh permukaan daging ayam matang merata.

 Jenis Ayam Konsumsi

ayam konsumsi

1. Ayam Broiler

Ayam broiler adalah jenis ayam pedaging yang paling banyak terdapat di pasaran. Jenis ayam broiler ini lebih mudah dalam pemeliharaannya. Jenis ayam ini diternakkan dan dapat dipanen dalam waktu 30-45 hari tergantung pada bobot berat ayam yang diinginkan .Bobot berat ayam antara 900 gram – 2,5 kg. Paling lama jenis ayam ini bisa dipanen dalam waktu 60 hari. Karena jika lebih tak dapat menambah berat badan yang signifikan. Jenis ayam ini banyak dikomsumsi berbagai usaha kuliner dan masakan rumah tangga.

2. Ayam Pejantan

Jenis ayam petelur dengan bibit khusus yang waktu ditetaskan hanya berjenis kelamin jantan. Karena alasan efisiensi, jenis ayam ini dipelihara selama sektar 40-45 hari untuk mencapai bobot sekita 600 – 800 g. Setelah dipotong dan bersih bulunya sekilas ayam pejantan ini mirip dengan ayam kampung. Rumah Makan Padang biasanya sering menggunakan jenis ayam ini untuk masakannya. Sebelum di masak dengan menu ala Padang , kulit ayam ini dikupas terlebih dahulu.

Baca Juga:  Keunggulan dan Kelebihan Vacum Cleaner Mini

3. Ayam Kampung ( Ayam Bukan Ras – Buras )

Jenis ayam ini banyak ditemui berkeliaran di lingkungan sekitar. Karena terkadang masih banyak kalangan rumahtangga yang memelihara jenis ayam ini dengan jumlah terbatas.

Ada dua jenis ayam kampung yang menjadi produk dipasaran.Yang pertama adalah bibit ayam kampung yang diternakkan seperti ayam broiler dengan kandang dan cara pemeliharaan khusus. Ayam ini dipelihara sekitar 3 – 5 bulan, berat ayam akan berkisar sekitar 500 – 700 gram.

Yang Kedua adalah ayam kampung yang tidak dipelihara secara khusus. Ayam dipelihara secara alami dan mencari makan sendiri di sekitar lingkungannya. Jika jenis ayam ini dipelihara lebih dari 6 bulan, bobot sekitar 600 – 700 gram, jika lebih dari 6 bulan maka beratnya akan bertambah lebih dari 1kg.

4. Ayam Organik

Bibit ayam organik ini yang dilahirkan dari induk yang dipellihara secara organik, sama sekali tidak terkena bahan kimia selama pemeliharaannya. Bahan pakannya didapat dari bahan yang alami bukan bahan pakan yang mengandung bahan kimia atau obat-obatan. Selain itu ayam organik ini dipotong dan dibersihkan dengan bahan yang bebas bahan kimia. Biasanya jenis ayam ini lebih mahal harganya dibanding ayam jenis lainnya apalagi jika memiliki sertifikat organik resmi.

Jenis ayam ini digemari oleh orang-orang yang mulai bergaya hidup sehat dan memperhatikan asupan makanannya termasuk asupan dengan bahan ayam.

5. Ayam Probiotik & Prebiotik

Ayam Probiotik adalah Jenis ayam broiler yang diberi pakan mengandung probiotik yaitu pakan dari mikroorganisme yang dapat memperbaiki keseimbangan saluran cerna. Contohnya bahan pakan seperti Lactobacillus, Bifidobacterium, dan Bacillus. Bisa juga bahan pangan yang terbuat dari jenis fungi, seperti Aspergllus oryzae dan Saccharomyces cerevisae.
Jenis ayam ini lebih baik dalam urusan pencernaannya dan beberapa sumber mengatakan, ayam probiotik memiliki kadar kolesterol yang lebih rendah dari ayam boiler.

Ayam Prebiotik: Jenis ayam yang diberi pakan sumber karbohidrat kompleks, seperti oligosakarida kedelai, frukto-oligosakarida, inulin, dan laktulosa, sebagai ‘makanan’ bagi mikroba baik dalam tubuh ayam. Prebiotik ini akan meningkatkan komposisi mikroba baik yang akan memperbaiki kinerja saluran cerna ayam. Kondisinya ayam akan semakin sehat pada pencernaannya.

Tumis Buncis Daging Ayam Cincang

tumis buncis daging ayam cincang

Bahan-bahan :

  • ½ kg buncis, iris sepanjang telunjuk
  • 350 ons daging ayam cincang

Bumbu :

  • 1 butir bawang bombay, iris
  • 10 siung bawang putih, cincang
  • 4 cabai merah besar, iris memanjang
  • 6 cabai rawit merah utuh
  • 4 sendok makan saus tiram
  • ½ sendok makan saus tomat
  • 1 sendok makan kecap asin
  • Merica
  • Garam
  • Gula pasir
  • Air
  • 1 sendok makan tepung maizena larutkan dengan 4 sendok makan air

Langkah-langkah :

  1. Panaskan minyak. Tumis bawang bombay hingga harum. Tambahkan bawang putih, tumis kembali hingga matang.
  2. Masukkan cabai merah besar iris, tumis sebentar. Tambahkan daging ayam cincang, masak dan aduk rata hingga daging berubah warna.
  3. Beri saus tiram, saus tomat, gula pasir, kecap asin, merica, dan garam, aduk rata. Cicipi.
  4. Beri air didihkan. Tambahkan larutan tepung maizena, masak, cicipi. Masukkan cabai rawit merah utuh, masak sebentar. Matikan api.
  5. Panaskan minyak, tumis buncis hingga berubah warna sekitar 5 menit, angkat. Tata di piring saji, siram dengan tumisan ayam cincang.

Selain resep tumis buncis daging ayam cincang, olahan daging cincang juga bisa dijadikan resep buncis daging cincang yang yudah dibuat dan enak. Semoga artikel ini bermanfaat dan selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *