Tumis Daging Kambing Buncis Yang Lezat Dan Mudah Dibuat

Tumis Daging Kambing Buncis Yang Lezat Dan Mudah Dibuat

Artikel ini akan menjelaskan tentang resep tumis daging kambing buncis. Daging kambing memang sudah menjadi salah satu daging yang banyak diolah. Daging yang digunakan adalah daging giling yang bisa didapatkan dengan menggunakan choper dan mesin giling daging bakso, atau membelinya ditoko.

Pengertian Buncis

Buncis

Buncis, adalah sejenis polong-polongan yang dapat dimakan dari berbagai kultivar Phaseolus vulgaris. Buah, biji, dan daunnya dimanfaatkan orang sebagai sayuran.

Manfaat Buncis

Manfaat buncis diperoleh dari kandungan nutrisi di dalamnya. Buncis terkenal sebagai makanan sumber serat, folat, mangan, dan vitamin C yang baik untuk tubuh.

Dalam setiap 100 gram buncis, terdapat kandungan nutrisi sebagai berikut:

  • 35 kalori
  • 3 gram serat
  • 2 gram protein
  • 5 mg karbohidrat
  • 12 mg vitamin C
  • 43 mikrogram vitamin K
  • 33 mikrogram folat
  • 690 IU vitamin A

Buncis juga kaya akan mineral, terutama mineral mangan. Kandungan mineral lain yang ada dalam buncis adalah kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, dan zinc.

Berdasarkan kandungan gizinya, berikut sejumlah manfaat buncis untuk kesehatan:

1. Menjaga Kesehatan Jantung

Serat dan antioksidan pada kacang hijau bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi makanan sehat secara teratur, termasuk kacang-kacangan, memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit jantung dan pembuluh darah.

2. Saluran Pencernaan Yang Sehat

Kacang mengandung karbohidrat kompleks dan serat yang baik untuk pencernaan karena dapat membantu melancarkan buang air besar dan mencegah sembelit. Kacang juga baik untuk orang yang sedang diet karena rendah kalori dan bebas dari lemak, tetapi tinggi serat, yang memungkinkan tubuh merasa kenyang lebih lama.

3. Memperkuat Sistem Kekebalan

Selain karbohidrat kompleks, kacang-kacangan juga mengandung vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan yang melawan kerusakan sel akibat radikal bebas, meningkatkan kekebalan tubuh, dan penting untuk pembentukan kolagen.

4. Menjaga Kesehatan Mata

Satu cangkir kacang hijau mentah mengandung sekitar 15 persen dari nilai gizi harian yang direkomendasikan vitamin A. Vitamin A sendiri berguna untuk menjaga kesehatan mata dan organ reproduksi, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan mencegah kanker.

Selain itu masih banyak kandungan gizi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan, seperti:

  • Folat yang baik untuk kesehatan janin dan mencegah cacat lahir.
  • Mangan, yang dapat membantu memelihara metabolisme tubuh, kesehatan tulang, serta mempercepat penyembuhan luka.
  • Vitamin K, yang berperan penting dalam pembekuan darah. Vitamin K juga berperan pada pembentukan tulang dan melindungi tulang dari osteoporosis.

Daging Kambing

Daging kambing adalah daging yang dihasilkan dari kambing. Enam persen daging yang diperdagangkan di dunia adalah daging kambing, dan lebih dari 70 persen penduduk dunia memakan daging ini.

Jenis Jenis Kambing

jenis kambing

1. Kambing Etawa / Kambing Jamnapari

Masyarakat sering keliru ketika menyebut jenis kambing etawa, biasanya yang dimaksud etawa oleh masyarakat adalah kambing peranakan etawa (PE). Sedangkan kambing etawa sendiri sebenarnya bernama kambing jamnapari dari daerah Etawah, India, yang dibawa pada tahun 1930-an oleh Belanda dan tahun 1947 oleh Presiden Sukarno.

2. Kambing Peranakan Etawa

Kambing peranakan etawa (PE) dikenal dengan sebutan kambing etawa. Jenis kambing ini merupakan persilangan antara kambing jamnapari dengan kambing lokal.

Kelebihan kambing peranakan etawa adalah jenis kambing ini sama baiknya untuk dibudidayakan sebagai pedaging maupun penghasil susu. Keistimewaan inilah yang membuat banyak peternak kepincut membudidayakan peranakan etawa. Karena selain mendapatkan daging, mereka juga bisa memanen susunya.

Baca Juga:  Game Android Rilis 2021

3. Kambing Kacang

Kambing kacang merupakan jenis kambing lokal yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia. Tubuh kambing kacang terbilang mungil dibanding jenis kambing lainnya. Namun memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap alam dan penyakit daerah tropis.

Karena sifatnya yang  tidak mudah sakit dan tidak memerlukan perawatan khusus, kambing kacang banyak dibudidayakan secara subsisten atau sampingan.

Manfaat Mengonsumsi Daging Kambing

1.Memelihara Massa Otot

Daging kambing adalah salah satu sumber protein atau asam amino yang baik. Nutrisi ini sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga massa otot, meningkatkan stamina dan kekuatan otot, serta memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.

2.Mencegah Anemia

Dalam 100 gram daging kambing, terdapat sekitar 3,5-4 miligram zat besi yang bermanfaat untuk mencegah terjadinya anemia. Anemia adalah kondisi di mana sel darah merah atau hemoglobin berkurang karena kekurangan zat besi. Kondisi ini dapat menyebabkan organ dan jaringan tubuh kekurangan oksigen, sehingga fungsinya terganggu.

3.Mengelola Tekanan Darah

Dalam 100 gram daging kambing, terkandung sekitar 400 mg kalium. Asupan kalium yang perlu dikonsumsi setiap harinya adalah sebanyak 4500-4700 gram. Kalium dibutuhkan tubuh untuk mengatur detak jantung dan menjaga tekanan darah tetap stabil.

Namun, Anda disarankan untuk tetap memperoleh asupan kalium dari makanan sumber kalium lainnya selain kambing. Hal ini karena kambing mengandung lemak jenuh dan kolesterol yang cukup tinggi, sehingga asupannya perlu dibatasi.

Cara Sehat untuk Mengolah Daging Kambing

Kendati mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh, daging kambing merupakan sumber lemak jenuh. Jika dikonsumsi terlalu banyak, daging kambing justru bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Dalam 100 gram daging kambing matang, setidaknya terkandung sekitar 75 mg kolesterol. Namun, jumlah ini lebih rendah jika dibandingkan dengan kadar kolesterol dalam daging sapi sirloin yang mengandung 90 mg kolesterol atau dada ayam tanpa kulit yang mengandung 85 mg kolesterol.

Resep Tumis Daging Kambing Buncis

Resep Tumis Daging Kambing Buncis

Bahan-bahan :

  • 100 gram daging kambing
  • Baby buncis 100 gram
  • 100 gram jamur kancing

Bumbu Halus :

  • 3 butir bawang putih cincang
  • 1/2 buah bawang bombay iris memanjang
  • 1/2 sdt lada putih
  • 2 sdm kecap manis
  • secukupnya garam
  • 1 sdm margarine
  • 1/2 sdt blackpaper
  • 2 sdm minyak wijen

Langkah-langkah :

  1.  Siapkan semua bahan, daging kambing sudah diiris tipis-tipis melawan serat biar mudah empuk dan tidak alot, baby buncis potong jadi 2, jamur kancing iris tipis-tipis 1 jamur jadi 4 atau 5 tergantung besar jamurnya.
  2.  Panaskan panci, kemudian masukkan daging kambing yang sudah diberi garam dan lada bubuk, kemudian sampai matang, dan keluar minyaknya. Daging kambing diangkat terlebih dahulu kemudian minyak yang dihasilkan untuk menumis bawang putih dan bombay
  3.  Tumis bawang putih dan bawang bombay dengan sisa minyak daging kambing dan tambahkan margarine, tumis sampai harum. Kemudian masukkan jamur kancing dan tumis sampai layu.
  4.  Tambahkan kecap, garam, lada putih dan lada hitam
  5.  Masukkan baby buncis dan daging kambing, masak sampai matang pada api yang besar. Aduk-aduk terus, dimasak sampai baby buncis layu saja dan masih renyah.
  6.  Masukkan minyak wijen aduk cepat dan rata
  7.  Sajiikan

Itulah resep tumis daging kambing buncis, namun jika daging yang ada itu daging sapi, bisa mencoba olahan daging giling sapi. Semoga artikel ini bemanfaat dan selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *